
Penulis : Alkausar
Muara Enim FaktarealTV. Com – Ironis di tengah julukan daerah kaya energi, rapat Paripurna XI Masa Sidang III DPRD Kabupaten Muara Enim justru terganggu listrik Padam. Insiden terjadi ketika fraksi-fraksi DPRD tengah menyampaikan pandangan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2025 pada Hari Kamis 18/09/2025.
Lampu yang padam mendadak memaksa seluruh fraksi menghentikan penyampaian lisan dan menyerahkan pandangan secara tertulis. Meski genset cadangan tersedia, gangguan teknis membuatnya tidak segera berfungsi.
Bupati Edison, saat diwawancarai usai sidang, menanggapi kejadian tersebut dengan tenang.
“Sidang paripurna mati lampu kita maklumi karena ini musibah,” ujarnya. “Ini menjadi koreksi bagi kita ke depan. Paling tidak kita menyiapkan genset yang lebih andal. Genset kita memang tersedia, tetapi masih ada masalah. Nanti di anggaran berikutnya akan kita usulkan pengadaan genset baru.”
Di sisi lain, sejumlah anggota DPRD melontarkan kritik tajam. Mereka menilai pemadaman listrik saat rapat paripurna merupakan hal yang memalukan dan seharusnya bisa diantisipasi dengan persiapan genset yang lebih andal. Ke depan, mereka menegaskan perlunya ketersediaan genset cadangan yang siap pakai. Ungkap beberapa Anggota DPRD Muara Enim
Meski demikian, rapat paripurna tetap berlanjut hingga selesai, meskipun aliran listrik tak kunjung menyala kembali.






