deteksi dini tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung pencegahan penyebaran penyakit. Kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Puskesmas Pulau Panggung, dan Pemerintah Desa Babatan menjadi bagian dari komitmen PGE Area Lumut Balai untuk membangun hubungan yang positif dan berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Bagi PGE Area Lumut Balai, menjalankan kegiatan operasional tidak hanya berarti menghasilkan energi bersih, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Melalui dukungan terhadap Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini, PGE turut mengambil bagian dalam mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.932 MW, terbagi atas 727 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 10 juta ton CO2 per tahun. Sebagai world class green energy company, PGE ingin menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060. PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik dengan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai 2025 dalam penghargaan kepatuhan lingkungan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Peringkat & Keterlibatan ESG. Media Contact: Maulidyah Pratiwi Jr I Officer GOV. & PR PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai Email : maulidyah.pratiwi@pertamina.com
MUARA ENIM — ( Faktarealtv.com) Perbincangan hangat tengah melanda masyarakat Semende di Kabupaten Muara Enim. Isu polemik kejelasan aset Rumah Tumpak Semende serta wacana pemberian gelar adat Meraje menjadi sorotan tajam warga dan berbagai tokoh muda daerah di jejaring media sosial maupun grup percakapan digital. Ketua DPC GRIB Jaya Muara Enim sekaligus putra daerah Semende, Azuar Anas, S.Pd., secara tegas mempertanyakan keabsahan legalitas serta mekanisme tata kelola bangunan bersejarah tersebut. Ia menilai kondisi fasilitas dan perawatan aset yang telah berdiri sejak zaman pesirah itu masih jauh dari kata memadai. "Aset Rumah Tumpak Semende ini milik bersama yang diwariskan dari generasi ke generasi. Jika bukan kita yang peduli dan menjaga keberadaannya, siapa lagi, Kita tidak sedang mencari siapa yang salah, melainkan berbenah bersama agar aset ini memiliki kejelasan status dan pengelolaan yang mantap secara AD/ART," tegas Azuar. Suasana kian memanas menyusul beredarnya surat permintaan dari Ketua DPC salah satu partai politik di Muara Enim, A. Ellfin MZ Muchtar, yang ditujukan kepada Dewan Pembina Adat dan masyarakat Semende. Berbagai tanggapan kontroversial bermunculan karena dikhawatirkan dapat merugikan kepentingan adat jika tidak segera disikapi secara bijak. Pandangan senada disampaikan oleh praktisi hukum asal Semende, Taufik Hidayat, S.H. Ia membenarkan bahwa secara historis, Rumah Tumpak merupakan aset komunal masyarakat Semende yang sah sejak era pemerintahan pesirah. Seruan Aksi dan Langkah Strategis Guna menyelesaikan polemik ini secara mendasar, beberapa rekomendasi dan desakan konkret telah dilayangkan kepada pihak-pihak terkait, Pelibatan Legislatif Mengimbau para anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dan DPRD Provinsi Sumatera Selatan dapil Semende—seperti Muhammad Candra, Ayu Nursuri, Farhan, Yusran Effendi, M. Nasir, dan H. Nisrin—untuk bersuara dan mengawal penyelamatan aset secara terbuka. Pembentukan Tim Khusus, Mendorong pembentukan tim khusus penyelamatan dan inventarisasi aset masyarakat Semende di Muara Enim. Musyawarah Luar Biasa, Menyerukan konsolidasi total melibatkan Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta 32 Kepala Desa se-Semende Raye untuk menggelar musyawarah adat bersama. Masyarakat berharap seluruh elemen adat dan pemerintah daerah dapat duduk bersama demi menjaga nama baik, kehormatan, serta keutuhan warisan leluhur Semende.
Laporan Andi Razak Efendi Muara Enim, - Kembali Meruak ke publik perbincangan di group WhatsApp group informasi seputar Semende menjadi sorotan...
Laporan Andi Razak Efendi Nusa Tenggara Timur, -24 Agustus 2026 – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyalurkan bantuan bagi...
Muara Enim, Sumatera Selatan — Kemeriahan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Muara Enim berlangsung sukses...
Laporan Andi Razak Efendi Muara Enim — - Mega Teguh Jaya (MTJ), perusahaan yang sebelumnya menjadi sorotan setelah sejumlah karyawan...
Laporan Andi Razak Efendi Jakarta, ] - 21 Agustus 2026 – Keinginan Reski Yanda Putri untuk melanjutkan pendidikan ke luar...
Laporan Andi Razak Efendi Tanjung Enim, -19 Agustus 2026 - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat transformasi perusahaan...
Join our Premium Membership and unlock all content for unlimited access.
© 2023 faktarealtv.com - News & TV