Laporan Andi Razak
Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Membara Mendesak Kejari Muara Enim Untuk segera Menjadikan tersangka Pengurus KONI beserta Semua pihak yang terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi dana hiba, Kamis 22 Janwari 2026
Diketahui Kepala kejaksaan tinggi Muara Enim yang baru menjabat lebih kurang selama dua pekan Sudah di sambut dengan Aksi demo dengan masalah di muara enim yang belum terselesaikan,
Setela usai menyampaikan tuntutan dari mahasiswa MEMBARA kasi pidsus Kajari barula keluar dan menyampaikan bahwa kami tinggal menunggu hasil hitungan dari BPKP. jawaban seperti ini sama dengan jawaban sebelumnya sewaktu masyarakat petulai demo tiga bulan yang lalu
Dibuka orasi oleh Wahyu selaku kordinator aksi menyuarakan sebanyak lima poin tuntutan
Menurut Wahyu dirinya mengatakan dengan kerugian negara mencapai Rp 8,5 miliar bukan tanpa dasar, kami berbicara dengan data dan fakta pungkasnya, aneh jika BPKP sudah hampir setengah tahun belum bisa menyampaikan hasil audit dan di limpahkan ke Kajari Muara Enim,
Apabila belum ada klarifikasi sampai hari senen mendatang belum ada penyampayan resmi klarifikasi dari Kejari kami akan mendatangkan masa yang lebih banyak dan akan menggelar aksi demo di depan Kejati Sumsel
Masa Menunggu hingga Senen depan dan meninggalkan Kejari Muara Enim serta bubar dengan tertib








