
Palembang, FaktarealTV. Com- Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat (Koorkom) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang resmi dilantik untuk periode 2025–2026 yang dinakhodai oleh Rohman. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum HMI Cabang Palembang, Bayu Pratama, bertempat di Gedung Auditorium Rafa Tower UIN Raden Fatah Palembang, pada Kamis (16/10/2025).
Acara pelantikan ini juga dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh dan akademisi UIN Raden Fatah Palembang, di antaranya Afriantoni, M.Pd.I dan Nazar Manto, Lc., M.A., serta Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang, Bapak Dr. Syahril Jamil, M.Ag.
Rohman, selaku Ketua Umum terpilih, dalam sambutannya menyampaikan beberapa harapan untuk arah gerak HMI Koorkom UIN Raden Fatah Palembang ke depan. Ia menegaskan bahwa pelantikan pengurus baru harus menjadi momentum lahirnya semangat perubahan di tubuh organisasi.
“Dengan dilantiknya pengurus baru HMI Koorkom UIN Raden Fatah Palembang periode 2025–2026, saya berharap kehadiran kami dapat membawa angin segar perjuangan dan perubahan secara masif, baik di internal maupun eksternal HMI,” ujar Rohman.
Rohman juga menekankan pentingnya kader HMI untuk terus adaptif terhadap perubahan dan perkembangan zaman, agar mampu menjawab berbagai persoalan di ruang kampus serta menghadirkan solusi nyata bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Ia menilai hal tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kader HMI, sebagaimana termaktub dalam Lima Kualitas Insan Cita dan Mission HMI.
Lebih lanjut, Rohman berharap HMI Koorkom UIN Raden Fatah Palembang bersama seluruh kadernya dapat membangun iklim kolaboratif di berbagai sektor, baik intra maupun ekstra kampus khususnya di lingkungan internal himpunan. Menurutnya, sinergi tersebut penting agar peran HMI dapat berdampak luas, mulai dari pengembangan intelektual, syiar Islam, hingga advokasi sosial sebagai kontrol sosial.
“Melalui kerja-kerja kolaboratif dalam bidang kemanusiaan, saya berharap kader HMI mampu bertahan di tengah perubahan yang serba cepat, serta menjadi orator dalam melahirkan pemimpin-pemimpin tangguh dan unggul yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” tutup Rohman.







