
Laporan M.Hajril S.Sos
Muara Enim[FaktaRealTv.Com] , 08 November 2024 – Meski hujan gerimis mengguyur wilayah Desa Palak Tanah, semangat ratusan warga tak surut untuk menghadiri kampanye dialogis pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut tiga, HNU-LIA. Kehadiran HNU-LIA disambut meriah dengan arak-arakan adat “terbangan” yang merupakan tradisi khas daerah tersebut sebagai bentuk penghormatan dan sambutan hangat kepada para calon pemimpin.
Kampanye yang diwarnai hujan ringan ini tetap berlangsung lancar dan penuh semangat. Warga setempat tetap kompak menyambut kedatangan pasangan calon melalui arak-arakam. Arak-arakan “terbangan” yang melibatkan warga yang mengenakan pakaian khas daerah ini menambah kemeriahan acara dan menunjukkan betapa pentingnya momen tersebut bagi masyarakat setempat.
H. Nasrun Umar atau yang akrab disapa HNU, calon bupati nomor urut tiga, mengungkapkan rasa terharunya atas sambutan luar biasa yang diberikan oleh masyarakat Desa Palak Tanah. “Kami merasa sangat dihormati dan dihargai. Meskipun cuaca agak gerimis, semangat masyarakat di sini sangat luar biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat desa ini sangat peduli dengan masa depan daerahnya,” ujar HNU.

LIA, yang merupakan putri asli daerah semende , menambahkan bahwa ini adalah saatnya putri daerah menjadi pemimpin muara enim. HNU sebagi calon bupati mendukung pernyataan ini ” Walaupun ananda Lia wakil bupati tetapi tetap akan saya beri kewenangan khususnya untuk tiga kecamatan di Semende, sehingga masalah-masalah yang ada di Semende dapat di selesaikan”. HNU menekankan bahwa wakil bupati adalah partner teman berdiskusi terkait kebijakan-kebijakan. Pernyataan ini juga menepis isu yang selama ini beredar. bahwa wakil bupati hanya cadangan yang tidak memiliki wewenang.
Dalam sesi kampanye dialogis, pasangan HNU-LIA berbicara langsung dengan masyarakat mengenai program-program unggulan mereka, termasuk perbaikan infrastruktur, peningkatan sektor pertanian, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Warga sangat antusias memberikan masukan dan pertanyaan, serta menyampaikan harapan mereka untuk perubahan yang lebih baik di masa depan.
Kampanye dialogis ini menjadi bukti bahwa meskipun tantangan cuaca, semangat warga Desa Palak Tanah dalam menentukan pemimpin yang akan membawa perubahan tetap tinggi, dan tradisi adat “terbangan” semakin menguatkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati di tengah masyarakat.









