Laporan Akram
Muara Enim [ faktarealtv.com ] – Mengingat Pesta Kontestasi pilkada di Muara Enim sudah semakin dekat HNU mengembalikan formulir pendaftaran pada Kamis 2 Mei 2024,
HNU dengan tim pemenangannya Mengunjungi Kantor Hanura yang terletak di jalan lintas Palembang, dilanjutkan ke partai Demokrat yang beralamat di jalan tcik Agus Kiemas kepur, dan PDI Perjuangan serta pengembalian terakhir di Partai Kebangkitan Bangsa
Dalam pengembalian formulir pendaftaran di PKB ternyata Drs Irfani selaku panitia penerimaan formulir pendaftaran sudah kenal baik dengan Doktor Haji Nasrun Umar SH MM atau yang lebih dikenal dengan panggilanya HNU
Dalam penyampaiannya Drs Erpani pada saat menerima kedatangan HNU di sekretariat PKB HNU adalah PJ Bupati Muara Enim yang Bisa mempasilitasi Acara PEKNAS dan Saat itu dimasa kiprah HNU menjabat sebagai Kepala Daerah Muara Enim. Kabupaten Muara Enim la yang bisa masuk Empat besar disitu saya melihat bukti ke luar biasanya pak HNU ini bagaimana beliau berjuang untuk kabupaten Muara Enim di waktu itu. sehingga kabupaten muara enim menjadi nomor empat terbaik di indonesia Ujar Drs Erpani.
Sementara HNU juga membenarkan Cerita dari Erfani memang sebagai seorang kepala daerah saya berjanji kepada seluruh 45 anggota dewan karena kebetulan waktu itu bulan Mei dan penentuannya di bulan agustus saya katakan dihadapan rapat paripurna izinkan saya untuk membenahi ini semua
insyaallah kalaupun tidak menjadi nomor satu saya ingin melewati apa yang pernah terjadi pada tahun sebelumnya karena pada tahun sebelumnya kita berada pada posisi ke 49. semua Organisasi Perangkat Daerah ( PPD ) serahkan dangan saya. Setelah di kontrol sendiri akhirnya pada tanggal dan waktu yang sudah ditetapkan mendagri bapak tito Karnavian menyebutkan bahwa 44 kabupaten yang didapatkan sebagai kabupaten terindah adalah yang pertama bukan urutan empat kabupaten atau disebut dengan bahasa no mini empat besar di Indonesia yang pertama adalah kabupaten banyuwangi, yang sekarang bupatinya menjadi menteri penertiban aparatur negara dan reformasi birokrasi. dokter Azwar anas yang kedua adalah bupati kendal seorang ibu-ibu yang ketiga bima arya kabupaten bogor dan yang terakhir adalah Haji Nasrun Umar bupati kabupaten muara enim,
Dengan adanya perjuangan dari kepala daerah yang membuahkan muara enim menjadi cemerlang pada saat itu muara enim mendapatkan bantuan dana APBN












