Laporan M Hajril S.sos
Ogan Komering Ulu, [ faktarealtv.com ] 14 Juni 2024 – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lumut Balai selama 2 minggu lebih mengerahkan tim tanggap bencana kepedulian pasca banjir dan tanah longsor yang melumpuhkan jalur transportasi masuk ke dalam 4 desa yang terisolir di Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
jpg” alt=”” width=”300″ height=”225″ class=”alignnone size-medium wp-image-1574″ />
Hingga hari terakhir ini PGE telah mengerahkan alat berat excavator & dump truck bertugas untuk membersihkan material banjir bandang dan longsor yang terjadi pada tanggal 22 May lalu. Beberapa bantuan logistik berupa (sembako, air mineral, alat mandi & makanan instan) telah disalurkan ke beberapa posko bencana ulu ogan untuk masyarakat yang terdampak dari PGE & semua Kontraktor yang terlibat dalam Proyek pembangunan PLTP Unit-2.
Tim khusus gabungan tanggap bencana PGE Area Lumut Balai terus melakukan normalisasi jalan utama desa dan termasuk beberapa anak sungai yang berpotensi dapat terjadi bencana banjir bandang susulan kembali ke desa terdampak sesuai permintaan masyarakat dan bekerjasama dengan tim satgas bencana di kecamatan dan aparat penegak hukum dari TNI & Polri serta tim BPBD OKU.
Saat diminta konfirmasi General Manager PGE Lumut Balai, Catur Hendro Utomo S. menyampaikan bahwa PGE berkomitmen untuk menjalankan tanggap darurat kebencanaan di wilayah sekitar operasional. Dengan koordinasi dengan pemerintah daerah dan warga tertimpa musibah untuk penanganan bencana yang menimpa masyarakat Ulu Ogan dan sekitarnya. “Kami turut berduka atas musibah banjir bandang dan longsor yang dialami oleh saudara kita di Ulu Ogan. Semoga bantuan dari PGE Area Lumut Balai ini dapat meringankan beban dan bermanfaat bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal maupun yang rusak parah,” ujar Catur.
PGE Area Lumut Balai terus berkomitmen untuk mendukung dan membantu pemulihan pasca bencana untuk masyarakat sekitar. “Sebagai tanggung jawab sosial lingkungan, kami akan terus memberikan dukungan nyata kepada masyarakat sekitar, baik dalam upaya pemulihan pasca-bencana maupun melalui program kemitraan yang berkelanjutan. PGE Area Lumut Balai akan selalu berkomitmen bersama masyarakat untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik,” tambah Catur.
Saat dihubungi Camat Ulu Ogan, Eldaniati selaku Ketua Satgas Bencana Ulu Ogan mewakili pihak seluruh kades dan masyarakat beserta unsur muspika (Danramil & Kapolsek) di kecamatan ulu Ogan menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan dari pihak PGE lumut balai yang sudah membantu baik alat berat Excavator dan dump truck untuk pemulihan bencana serta sembako yg sudah diterima dan sudah kami salurkan ke masyarakat melalui kepala desa yg terdampak banjir dan longsor di kecamatan ulu Ogan
Ryan Dwi Gustriandha selaku Koordinator Tim Tangap Bencana PGE sejak awal kejadian langsung terjun bersama tim reaksi cepat PGE untuk membantu membuka akses jalan yang tertutup total, secara intens berkoordinasi dengan ketua tim Satgas Bencana Kecamatan Ulu Ogan & seluruh unsur Muspika terkait. PGE Area Lumut Balai terus berupaya memberikan kontribusi positif berkelanjutan bagi masyarakat sekitar dan turut berperan aktif dalam menjaga solidaritas sosial di tengah musibah bencana alam. “Kami percaya bahwa dengan kebersamaan dan kekeluargaan serta saling tolong menolong tentunya kita bisa melewati masa pemulihan bencana ini sampai tuntas”, tutup Ryan.












![RMKE & RMKO Beri Bantuan Masyarakat Terdampak Banjir di Gunung MegangLaporan : Andi Razak Efendi Muara Enim, [Faktarealtv.com] 16 Januari 2024. PT RMK Energy Tbk (RMKE) dan Perusahaan Afiliasinya, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO)* memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir akibat meluapnya sungai Lematang. Adapun bantuan dibagikan kepada 3 Desa yaitu Desa Gunung Megang Dalam, Desa Perjito dan Desa Gunung Megang Luar. Penyerahan sembako untuk masyarakat ini dilakukan oleh tim Corporate Social Responsibility (CSR) RMKE & RMKO bersama tim Departemen Legal dan didampingi oleh Bapak Abu Yamin SH selaku PJ Camat Gunung Megang. Seperti diketahui, volume debit air sungai Lematang naik drastis dikarenakan intensitas hujan yang tinggi dan merata selama beberapa hari terakhir di Kecamatan Gunung Megang. “Banyak masyarakat terdampak banjir yang membutuhkan perhatian, khususnya dari segi kebutuhan primer seperti pangan. Kami sangat mengapresiasi pihak RMKE & RMKO yang cepat tanggap dalam kondisi musibah Banjir seperti saat sekarang ini.”, kata Abu Yamin. Superintendent CSR RMKO, Sri Ismono mengatakan bahwa RMKE bersama dengan RMKO selalu siap memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan. “Saat ini Perusahaan telah menyalurkan 40 karung beras, 52 dus air mineral dan 65 dus mie instant. Harapannya, dengan adanya bantuan sembako ini kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dan bisa meringankan beban mereka yang terkena banjir.”, tutup Ismono. PT RMK Energy Tbk didirikan pada 22 Juni 2009 dan resmi tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 November 2021. Perseroan bergerak di bidang pelayanan jasa logistik batubara yang meliputi bongkar muat batubara melalui jalur kereta api di Sumatera Selatan, jasa pelabuhan batubara, serta penjualan batubara dari tambang _in-house_ dan pihak ketiga. Perseroan memiliki beberapa fasilitas di Sumatera Selatan seperti Stasiun Muat Gunung Megang, Stasiun Bongkar Simpang, hauling road sepanjang 8 km, Pelabuhan Musi 2 dan tambang in-house PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penunjang pertambangan dan jasa penyewaan alat-alat berat. Perseroan memiliki kompetensi yang luas dalam bisnis batubara terintegrasi. Grup Perseroan memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bisnis pertambangan batubara serta didukung dengan tenaga kerja yang kompeten dan ahli di bidangnya. Saat ini, Perseroan bergerak dalam unit usaha yang terdiri persiapan infrastruktur pertambangan dan emplasemen, jasa pertambangan pada berbagai tahapan, reklamasi area bekas tambang, pengangkutan batubara termasuk pembangunan jalan pengangkutan, pengelolaan emplasemen, crushing, dan pemuatan batubara ke kereta api menggunakan Train Loading System (TLS), serta penyewaan alat-alat berat yang tidak terbatas hanya kepada perusahaan di sektor pertambangan.](https://faktarealtv.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240116-WA0107-120x86.jpg)
