faktarealtv
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Lifestyle

    MOTOR HERLEY DAVIDSON MILIK PEMKOT PALEMBANG DIGELAPKAN MANTAN ANGGOTA DPRD. TANGKAP DAN PENJARAKAN

    *PGE Lumut Balai Raih Dua Penghargaan di Asian Power Awards 2024: Potensi Lokal Sumatera Selatan Menjadi Penggerak Keberlanjutan dan Inovasi Energi Hijau*

    *PGE Lumut Balai Raih Dua Penghargaan di Asian Power Awards 2024: Potensi Lokal Sumatera Selatan Menjadi Penggerak Keberlanjutan dan Inovasi Energi Hijau*

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Pj. Bupati Ajak Generasi Muda Berperan dalam Membangun Bangsa

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Pj. Bupati Ajak Generasi Muda Berperan dalam Membangun Bangsa

    Tipidkor Polres Lahat Terima Laporan Pengaduan Ormas JPKP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Angaran Dana Desa Kencana Sari Kikim Timur.

    Tipidkor Polres Lahat Terima Laporan Pengaduan Ormas JPKP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Angaran Dana Desa Kencana Sari Kikim Timur.

    Kapolda Sumsel Hadiri Upacara Pemberangkatan Satgas Pamtas Pasukan Yonif 141/AYJP Oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya

    Kapolda Sumsel Hadiri Upacara Pemberangkatan Satgas Pamtas Pasukan Yonif 141/AYJP Oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Teknologi
FAKTAREAL TV
faktarealtv
  • Home
  • Nasional
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Lifestyle

    MOTOR HERLEY DAVIDSON MILIK PEMKOT PALEMBANG DIGELAPKAN MANTAN ANGGOTA DPRD. TANGKAP DAN PENJARAKAN

    *PGE Lumut Balai Raih Dua Penghargaan di Asian Power Awards 2024: Potensi Lokal Sumatera Selatan Menjadi Penggerak Keberlanjutan dan Inovasi Energi Hijau*

    *PGE Lumut Balai Raih Dua Penghargaan di Asian Power Awards 2024: Potensi Lokal Sumatera Selatan Menjadi Penggerak Keberlanjutan dan Inovasi Energi Hijau*

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Pj. Bupati Ajak Generasi Muda Berperan dalam Membangun Bangsa

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Pj. Bupati Ajak Generasi Muda Berperan dalam Membangun Bangsa

    Tipidkor Polres Lahat Terima Laporan Pengaduan Ormas JPKP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Angaran Dana Desa Kencana Sari Kikim Timur.

    Tipidkor Polres Lahat Terima Laporan Pengaduan Ormas JPKP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Angaran Dana Desa Kencana Sari Kikim Timur.

    Kapolda Sumsel Hadiri Upacara Pemberangkatan Satgas Pamtas Pasukan Yonif 141/AYJP Oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya

    Kapolda Sumsel Hadiri Upacara Pemberangkatan Satgas Pamtas Pasukan Yonif 141/AYJP Oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Teknologi
No Result
View All Result
faktarealtv
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Nasional
Home Uncategorized

Dugaan Pungli 2 Persen Oleh Oknum PPK Menguak, Gejolak Proyek di Muara Enim Kian Memanas

redaksi by redaksi
27/11/2025
Reading Time: 2 mins read
0
10k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Penulis : Alkausar

BACA JUGA

Pererat Silaturrahmi, PGE Area Lumut Balai Buka Puasa Bersama Rekan Media Dari Muara Enim

PGE Lumut Balai Berbagi 1.000 Takjil untuk Masyarakat

Sebanyak 6 Tersangka Dugaan Korupsi Mempasilitasi Pinjaman Pada Bank Plat Merah Sumsel Segera di sidang

Muara Enim FaktarealTV. Com- Gelombang polemik terus bergulir terkait pelaksanaan sejumlah pekerjaan proyek di Kabupaten Muara Enim. Di tengah maraknya aksi demonstrasi serta pemberitaan yang berkembang di berbagai saluran informasi, muncul kembali dugaan baru yang menyeret proses pelaksanaan proyek tersebut. Kali ini, sorotan publik mengarah pada dugaan praktik tidak semestinya yang melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

 

Dalam sejumlah informasi yang beredar, PPK diduga meminta sejumlah uang kepada pihak kontraktor, dengan besaran yang disebut mencapai rata-rata dua persen dari pagu anggaran proyek. Dugaan ini kemudian menambah panjang daftar persoalan yang mengemuka dan memicu kekhawatiran masyarakat mengenai transparansi serta integritas pelaksanaan proyek pemerintah.

 

Sebagai aparatur negara, Pejabat Pembuat Komitmen sejatinya bertugas menjalankan amanah sesuai ketentuan, karena gaji dan pendapatan mereka bersumber dari uang negara yang dipercayakan masyarakat. Oleh karena itu, setiap indikasi penyimpangan, sekecil apa pun, menjadi perhatian penting bagi publik sesuai aturan yang berlaku.

 

“Narasumber kami dari pihak kontraktor yang identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa dalam setiap proyek yang dijalankan, sudah menjadi rahasia umum bahwa PPK meminta jatah sebesar 2 persen dari nilai kontrak. Menurutnya, uang tersebut Sebagai pelicin dalam pengawasan setiap proyek.

 

menjelaskan bahwa pungutan tersebut disebut-sebut sebagai “pelicin” agar proses pengawasan proyek berjalan mulus dan tidak dipersulit. “Kami sering diberi sinyal bahwa kalau tidak ada setoran, pekerjaan bisa dipantau lebih ketat dari biasanya,” ujarnya.

 

Narasumber juga menambahkan bahwa praktik seperti ini tidak jarang mengganggu profesionalisme. Beberapa oknum PPK, menurutnya, kerap jarang turun langsung ke lapangan untuk memastikan kualitas pekerjaan, namun tetap menuntut bagian tertentu dari nilai proyek.

 

Ia menyebut bahwa fenomena ini bukan hanya merugikan kontraktor, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas pembangunan, karena sebagian anggaran yang semestinya digunakan untuk pekerjaan justru terpotong oleh pungutan tidak resmi.

 

Seorang aktivis antikorupsi H Adriansyah menilai bahwa informasi mengenai dugaan pungutan liar oleh oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus menjadi perhatian serius.

 

“Bayangkan jika seorang PPK menangani proyek dengan total anggaran mencapai Rp40 miliar. Dua persen dari angka itu berarti sekitar Rp800 juta yang bisa masuk ke pundi-pundi oknum tersebut. Jumlah sebesar itu sangat tidak wajar dan jelas tidak memiliki dasar aturan apa pun,” ungkapnya.

 

Aktivis Muara Enim H adriansyah menjelaskan bahwa praktik seperti ini jika benar terjadi tidak hanya merugikan kontraktor, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas pembangunan karena sebagian anggaran yang seharusnya digunakan untuk pekerjaan malah tergerus pungutan tidak resmi.

 

Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun regulasi yang membenarkan pungutan di luar ketentuan pengadaan barang/jasa. bahwa pungutan tidak resmi semacam itu berpotensi langsung berdampak pada mutu dan volume pekerjaan di lapangan. Menurutnya, ketika anggaran yang seharusnya dialokasikan penuh untuk material, tenaga kerja, atau penyelesaian pekerjaan justru terpotong oleh biaya-biaya di luar ketentuan, maka kontraktor sering kali terpaksa melakukan penyesuaian yang tidak ideal.

 

“Pada akhirnya, mutu dan volume pekerjaan bisa ikut dikorbankan. Misalnya pengurangan spesifikasi material, pemangkasan item pekerjaan, atau pengerjaan yang tidak maksimal karena anggaran tidak mencukupi. Ini sangat berbahaya, apalagi jika proyek tersebut menyangkut keselamatan publik,” jelasnya

 

“Ini soal integritas dan tata kelola negara. Jika dugaan seperti ini dibiarkan tanpa pengawasan, maka oknum-oknum tersebut bisa terus menikmati keuntungan besar dari praktik yang tidak semestinya,” Fungkas H Adriansyah

 

 

 

Related Posts

Uncategorized

Pererat Silaturrahmi, PGE Area Lumut Balai Buka Puasa Bersama Rekan Media Dari Muara Enim

12/03/2026
Uncategorized

PGE Lumut Balai Berbagi 1.000 Takjil untuk Masyarakat

11/03/2026
Uncategorized

Sebanyak 6 Tersangka Dugaan Korupsi Mempasilitasi Pinjaman Pada Bank Plat Merah Sumsel Segera di sidang

09/03/2026
Uncategorized

PGE Area Lumut Balai Gelar Safari Ramadhan, berikan 100 Santunan dan wakafkan 500 Al-Qur’an

06/03/2026
Uncategorized

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia BPAN Dorong Kejati Bongkar Rantai Korupsi Proyek di Muara Enim

19/02/2026
Next Post

Skandal Pekerjaan PUPR Muara Enim Diduga Tancap Gas Kerjakan Proyek Tanpa Dokumen Kontrak

HMI Koorkom UIN Palembang Gelar Aksi Peduli Korban Bencana Sumatera

Berita Populer

  • Belasan Tahun  ikut HNU Ical Ternyata Merupakan Putra Asli Semende

    Belasan Tahun ikut HNU Ical Ternyata Merupakan Putra Asli Semende

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh di group WhatsApp Oknum PNS di tangkap Polisi Diduga Jadi Pengambil Uang Fee Proyek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggaran PAD Kabupaten Muara Enim Yang Fantastis Tidak Mampu Membayar Gaji RT/RW dan Marbot Masjid.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Anak di Bawah Umur Diduga Dicabuli dan Disekap, Kasus Dilaporkan ke Polres Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Rencanakan Aksi Besar-Besaran Diduga PTBA garap Lahan Tak berizin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Polres Muara Enim dan Polsek Jajaran Terus Tingkatkan KRYD Jelang Pilkada 2024

Polres Muara Enim dan Polsek Jajaran Terus Tingkatkan KRYD Jelang Pilkada 2024

03/06/2024

Lagi – lagi Polsek Tanjung Agung Mengamankan Dua Pelaku Pungli di Dua Tempat Berbeda

14/11/2023

Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau Pulau Terlampaui: Wakil Bupati Muara Enim Lia Anggraini Hadiri 4 Acara dalam 1 Hari

09/09/2024
faktarealtv

Pos-pos Terbaru

  • Pererat Silaturrahmi, PGE Area Lumut Balai Buka Puasa Bersama Rekan Media Dari Muara Enim
  • PGE Lumut Balai Berbagi 1.000 Takjil untuk Masyarakat
  • Sebanyak 6 Tersangka Dugaan Korupsi Mempasilitasi Pinjaman Pada Bank Plat Merah Sumsel Segera di sidang

Kategori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Muaraenim
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Sumsel
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2023 faktarealtv.com - News & TV

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Nasional

© 2023 faktarealtv.com - News & TV