
Muara Enim, FaktarealTV. Com. Selasa, 22 April 2025
Keberadaan bak tempat pembuangan sampah di Desa Babatan, Kecamatan Semendo Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, dikeluhkan oleh warga. Lokasi bak sampah yang berada di pinggir jalan dekat wilayah Desa Penindaian ini dinilai mengganggu kenyamanan warga yang melintas dan berdampak pada kualitas lingkungan sekitar.

Dikutip dari Selidikkasus.com, sejumlah warga mengeluhkan aroma menyengat yang semakin parah saat musim hujan. Bahkan bau tak sedap itu tercium hingga ke pemukiman.
“Ini jalan utama kami di Desa Penindaian. Kalau sudah musim hujan, bau sampahnya sumpek dan menyengat sekali,” ujar AD, seorang warga saat diwawancarai media tersebut.
Warga menduga bak sampah tersebut dibangun menggunakan dana bonus produksi, namun penempatannya dinilai asal-asalan karena berada di tepi jalan. Tidak adanya pengelolaan yang rutin memperburuk keadaan, karena sisa sampah sering kali tercecer di jalan.
“Kalau memang tidak bisa dipindahkan, petugas harus rajin bersihin. Soalnya sampahnya sering jatuh ke jalan,” tambahnya.
Keluhan serupa datang dari warga lainnya yang menyebut bau busuk semakin menjadi saat sore hari atau setelah hujan.
Menanggapi hal ini, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Babatan membenarkan adanya keluhan warga. Mereka mengakui bahwa himbauan kepada masyarakat untuk membuang sampah dengan tertib sering tidak diindahkan.
“Warga dari luar pun ada yang buang sampah sembarangan dari mobil, nggak turun, jadinya tercecer ke mana-mana,” ujar perwakilan Pemdes Babatan kepada Selidikkasus.com melalui pesan WhatsApp.
Pemdes Babatan menambahkan bahwa mereka telah menyiapkan solusi jangka panjang berupa pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di lahan seluas dua hektare. Rencana ini telah didiskusikan bersama pihak Desa Penindaian dan perusahaan terdekat.
“Kami sangat berterima kasih atas masukan dari media. Untuk saat ini, kami akan terus berupaya membersihkan dan merapikan sampah yang ada sambil memproses pembangunan TPA,” tutupnya.
Penulis Alka dan Team








