Laporan Andi Razak Effendi
Tanjung Enim [ Faktarealtv.com ] – Kailani Pemilik lahan persawahan yang terletak di RT VI Tegal Rejo tanjung Enim, Sumatera Selatan
Sesalkan pihak PTBA karena belum terealisasi pembayaran yang sudah di sepakati oleh pihak PTBA dari tahun 2022 Hinga saat ini Rabu 22 November 2023
Dalam penyampaiyanya kepada wartawan hal ini sudah lama saya tempuh dengan langkah yang terbaik kepada pihak PTBA,namun kesepakatan tersebut belum ada titik temunya kepada saya. padehal pihak dari pertanahan yang memberikan petunjuk dan arahan sudah saya laksanakan.namun sampai sekarang tidak ada kejelasan kepada saya ungkap Kailani Kepada wartawan.
dimana lahan warga yang berbatasan dengan dirinya sudah di bayar semua dengan harga permeter sebesar Rp 250,000. Dua ratus limah Puluh ribu rupiah
Lebih lanjut di sampaikan Kailani kepada wartawan Persawahan yang masih produktif ini tidak bisa di garap lagi oleh Kailani selaku pemilik lahan persawahan. sebelumnya suda ada kesepakatan dengan pihak PTBA dan di saksikan oleh pemerintah desa Tegal Rejo dan pihak pertanahan PTBA
Teguh selaku kepala desa Tegal Rejo membenarkan adanya lahan persawahan milik Kailani, yang terkena dampak dari limbah tanah PTBA. dan pada waktu itu sudah ada pihak pertanahan dari PTBA dan kami selaku pemerintah desa Tegal Rejo yang menyaksikan. teguh juga menyampaikan kepada media menurut dirinya hal tersebut Saya kirah suda di realisasikan oleh pihak PTBA
Sementara tanggapan dari pihak PTBA ketika di konfirmasi dengan Sugandi selaku Humas PTBA terkait permasalahan lahan persawahan tersebut dirinya mengetahui bahwa benar adanya lahan warga yang bernama Kailani di RT VI Tegal Rejo tanjung enim. namun setelah kami menghubungi pihak bagian pertanahan Sugandi menyampaikan bahwa itu belum ada administrasi yang di terima bagian pertanahan.dan belum ada kesepakatan,
hal ini jelas berbanding terbalik dengan statmen Kailani dimana bahwa pihak pertanahan PTBA akan membayar sebesar Rp 250,000.per meter seperti lahan yang bersebelahan dengan dirinya apabila lahan bapak mau di bayarkan dengan harga yang sama maka harus di kaplingkan dan di buat surat per kapling, namun kendati sudah memenuhi saran dan arahan pihak pertanahan, PTBA hingga saat ini pihak pertanahan seperti melecehkan dan mengingkari janji ujar Kailani kepada wartawan.






![RMKE & RMKO Beri Bantuan Masyarakat Terdampak Banjir di Gunung MegangLaporan : Andi Razak Efendi Muara Enim, [Faktarealtv.com] 16 Januari 2024. PT RMK Energy Tbk (RMKE) dan Perusahaan Afiliasinya, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO)* memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir akibat meluapnya sungai Lematang. Adapun bantuan dibagikan kepada 3 Desa yaitu Desa Gunung Megang Dalam, Desa Perjito dan Desa Gunung Megang Luar. Penyerahan sembako untuk masyarakat ini dilakukan oleh tim Corporate Social Responsibility (CSR) RMKE & RMKO bersama tim Departemen Legal dan didampingi oleh Bapak Abu Yamin SH selaku PJ Camat Gunung Megang. Seperti diketahui, volume debit air sungai Lematang naik drastis dikarenakan intensitas hujan yang tinggi dan merata selama beberapa hari terakhir di Kecamatan Gunung Megang. “Banyak masyarakat terdampak banjir yang membutuhkan perhatian, khususnya dari segi kebutuhan primer seperti pangan. Kami sangat mengapresiasi pihak RMKE & RMKO yang cepat tanggap dalam kondisi musibah Banjir seperti saat sekarang ini.”, kata Abu Yamin. Superintendent CSR RMKO, Sri Ismono mengatakan bahwa RMKE bersama dengan RMKO selalu siap memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan. “Saat ini Perusahaan telah menyalurkan 40 karung beras, 52 dus air mineral dan 65 dus mie instant. Harapannya, dengan adanya bantuan sembako ini kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dan bisa meringankan beban mereka yang terkena banjir.”, tutup Ismono. PT RMK Energy Tbk didirikan pada 22 Juni 2009 dan resmi tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 November 2021. Perseroan bergerak di bidang pelayanan jasa logistik batubara yang meliputi bongkar muat batubara melalui jalur kereta api di Sumatera Selatan, jasa pelabuhan batubara, serta penjualan batubara dari tambang _in-house_ dan pihak ketiga. Perseroan memiliki beberapa fasilitas di Sumatera Selatan seperti Stasiun Muat Gunung Megang, Stasiun Bongkar Simpang, hauling road sepanjang 8 km, Pelabuhan Musi 2 dan tambang in-house PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penunjang pertambangan dan jasa penyewaan alat-alat berat. Perseroan memiliki kompetensi yang luas dalam bisnis batubara terintegrasi. Grup Perseroan memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bisnis pertambangan batubara serta didukung dengan tenaga kerja yang kompeten dan ahli di bidangnya. Saat ini, Perseroan bergerak dalam unit usaha yang terdiri persiapan infrastruktur pertambangan dan emplasemen, jasa pertambangan pada berbagai tahapan, reklamasi area bekas tambang, pengangkutan batubara termasuk pembangunan jalan pengangkutan, pengelolaan emplasemen, crushing, dan pemuatan batubara ke kereta api menggunakan Train Loading System (TLS), serta penyewaan alat-alat berat yang tidak terbatas hanya kepada perusahaan di sektor pertambangan.](https://faktarealtv.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240116-WA0107-120x86.jpg)