
Laporan : Alkausar
Palembang,FaktarealTV.Com – Aksi massa yang digelar pada 1 September 2025 di Kota Palembang berjalan tertib, aman, dan bermartabat, menunjukkan bahwa demokrasi di Sumatera Selatan tumbuh dalam koridor hukum dan etika publik yang sehat. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka, namun tidak menimbulkan kekacauan.
Sumatera Selatan dikenal sebagai daerah dengan predikat “zero conflict”. Predikat ini menurut Ketua Bidang Eksternal BADKO HMI Sumatera Bagian Selatan, Khoiril Sabili, bukan sekadar label, melainkan hasil dari komitmen kolektif masyarakat, termasuk Forkopimda, akademisi, tokoh agama, dan organisasi kemahasiswaan. Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan dalam pertemuan bersama Forkopimda dan para rektor, bahwa suasana damai adalah modal utama pembangunan dan investasi.
Penanganan aksi massa ini dilakukan dengan pendekatan hukum yang mengacu pada Undang-Undang No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Aparat kepolisian dan TNI hadir bukan sebagai penghalang, melainkan penjaga ruang demokrasi. Tidak ada tindakan represif maupun intimidasi. Aparat justru menerapkan pengamanan humanis, pengaturan lalu lintas yang adaptif, dan komunikasi terbuka dengan koordinator aksi.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi R. Djajadi menyatakan komitmennya untuk mengawal jalannya aksi dari titik kumpul hingga lokasi demonstrasi agar suasana tetap kondusif. Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis juga menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk menjaga keamanan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Khoiril Sabili memberikan apresiasi tinggi kepada Forkopimda Sumatera Selatan atas koordinasi lintas sektor yang solid. Kehadiran Gubernur, Kapolda, Pangdam, dan DPRD Sumatera Selatan, menurutnya, menunjukkan kepemimpinan kolektif yang mampu meredam potensi konflik dan menjaga ruang demokrasi tetap terbuka. Imbauan kepada dosen untuk mendampingi mahasiswa saat aksi dianggap sebagai bentuk perhatian terhadap aspek edukatif dan preventif.
Sabili menegaskan, meski aksi berjalan tertib, organisasi kemahasiswaan tetap akan mengawal aspirasi mereka sesuai fungsi etis sebagai Agent of Change, Social Control, dan Iron Stock dengan prinsip nilai-nilai Keislaman dan Keindonesiaan. “Aksi massa bukan ancaman, melainkan ekspresi sah dalam negara demokrasi,” katanya.
Ia menambahkan, ketika aspirasi rakyat bisa disampaikan tanpa rasa takut, aparat hadir tanpa menebar ancaman, dan pers bisa meliput tanpa tekanan, maka demokrasi bekerja sebagaimana mestinya. Seluruh elemen masyarakat juga diharapkan membuka ruang dialog dan kemitraan strategis seluas-luasnya.
Sumatera Selatan, khususnya Palembang, telah menunjukkan bahwa ketertiban dan kebebasan bisa berjalan beriringan. Diharapkan keteladanan ini dapat diikuti di seluruh wilayah Sumatera Selatan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.







![RMKE & RMKO Beri Bantuan Masyarakat Terdampak Banjir di Gunung MegangLaporan : Andi Razak Efendi Muara Enim, [Faktarealtv.com] 16 Januari 2024. PT RMK Energy Tbk (RMKE) dan Perusahaan Afiliasinya, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO)* memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir akibat meluapnya sungai Lematang. Adapun bantuan dibagikan kepada 3 Desa yaitu Desa Gunung Megang Dalam, Desa Perjito dan Desa Gunung Megang Luar. Penyerahan sembako untuk masyarakat ini dilakukan oleh tim Corporate Social Responsibility (CSR) RMKE & RMKO bersama tim Departemen Legal dan didampingi oleh Bapak Abu Yamin SH selaku PJ Camat Gunung Megang. Seperti diketahui, volume debit air sungai Lematang naik drastis dikarenakan intensitas hujan yang tinggi dan merata selama beberapa hari terakhir di Kecamatan Gunung Megang. “Banyak masyarakat terdampak banjir yang membutuhkan perhatian, khususnya dari segi kebutuhan primer seperti pangan. Kami sangat mengapresiasi pihak RMKE & RMKO yang cepat tanggap dalam kondisi musibah Banjir seperti saat sekarang ini.”, kata Abu Yamin. Superintendent CSR RMKO, Sri Ismono mengatakan bahwa RMKE bersama dengan RMKO selalu siap memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan. “Saat ini Perusahaan telah menyalurkan 40 karung beras, 52 dus air mineral dan 65 dus mie instant. Harapannya, dengan adanya bantuan sembako ini kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dan bisa meringankan beban mereka yang terkena banjir.”, tutup Ismono. PT RMK Energy Tbk didirikan pada 22 Juni 2009 dan resmi tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 November 2021. Perseroan bergerak di bidang pelayanan jasa logistik batubara yang meliputi bongkar muat batubara melalui jalur kereta api di Sumatera Selatan, jasa pelabuhan batubara, serta penjualan batubara dari tambang _in-house_ dan pihak ketiga. Perseroan memiliki beberapa fasilitas di Sumatera Selatan seperti Stasiun Muat Gunung Megang, Stasiun Bongkar Simpang, hauling road sepanjang 8 km, Pelabuhan Musi 2 dan tambang in-house PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penunjang pertambangan dan jasa penyewaan alat-alat berat. Perseroan memiliki kompetensi yang luas dalam bisnis batubara terintegrasi. Grup Perseroan memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bisnis pertambangan batubara serta didukung dengan tenaga kerja yang kompeten dan ahli di bidangnya. Saat ini, Perseroan bergerak dalam unit usaha yang terdiri persiapan infrastruktur pertambangan dan emplasemen, jasa pertambangan pada berbagai tahapan, reklamasi area bekas tambang, pengangkutan batubara termasuk pembangunan jalan pengangkutan, pengelolaan emplasemen, crushing, dan pemuatan batubara ke kereta api menggunakan Train Loading System (TLS), serta penyewaan alat-alat berat yang tidak terbatas hanya kepada perusahaan di sektor pertambangan.](https://faktarealtv.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240116-WA0107-120x86.jpg)
